KBM APLIKASI Yuvinaz

KBM APLIKASI

Sudahkah kalian kenal dengan Aplikasi yang satu ini? Aplikasi khusus untuk kamu yang suka menulis dan membaca! Tidak hanya menyalurkan hobi dan bakat yang terpendam dalam dirimu, disini juga kamu bisa mendapat tambahan uang jajan alias FEE!!! Sangat menggiurkan bukan?! Baca selengkapnya di web KBM Aplikasi.

Buat kamu yang suka membaca novel dengan karakter remaja bisa banget mampir di novel yang Kayun terbitkan di KBM Aplikasi, dengan username @Yuvinaz_rahman nama tampilan Yuvinaz! Kayun akan posting lebih banyak lagi.

Sedikti spoiler tentang novel PURNACANDRA yang Kayun posting di KBM Aplikasi.

Dia terus berjalan sampai senternya memperlihatkan dua pasang kaki. Satu beralaskan flat sandal berwarna pink yang satu lagi beralaskan shower slipper warna hitam. Tamam sedikit kaget, diarahkannya senter ponsel yang dia pegang sejajar dengan wajahnya. Dan saat itu kagetnya bertambah saat dilihatnya seorang cowok dan cewek sedang bercumbu.

Keduanya sedang panas oleh nafsu yang menggebu-gebu sampai derap kaki Tamam tidak terdengar. Tangan Tamam seketika lemah. Ponselnya jatuh menimbulkan bunyi. Dipungutnya ponsel itu cepat.

Dua orang yang menyatukan hasrat itu tersadar ketika sebuah cahaya mengganggu kegiatan mereka. Mereka buru-buru memisahkan diri dan menghentikan aktivitas panas itu.

Cowok itu mengambil ponselnya dan menudingkan senter ke arah Tamam. Tamam memalingkan wajah karena silau, cowok itu menarik kaos Tamam dengan kasar.

“Siapa lo?” katanya.

Tamam melepas cengkraman tangan cowok itu.

“Gak penting. Minggir, aku cuma mau lewat,” ucap Tamam.

Dia hendak pergi tapi cowok itu menahannya.

“Ngapain lo lewat sini pas kita lagi disini? Ngaku!”

Tamam menyorotkan senter ponselnya pada cowok itu, dilihatnya cowok berambut gelombang, dengan mata sipit, berkulit kuning langsat, ada kumis tipis di bawah hidungnya. Yang membuat Tamam begidik ngeri adalah bibir lelaki itu merah dengan bekas lipstick belepotan di bawah bibirnya. Tamam menurunkan senternya, malas dia melihat wajah cowok itu.

“Jawab!” bentaknya.

“Kamu siapa ngelakuin zina di tempat ini? ini daerah rumahku!” ucap Tamam tegas.

Kedua orang yang mendengar ucapan itu melongo. Kata ‘Zina’ yang Tamam lontarkan membuat kedua orang ini  tersenyum kecut dan menyeringai sekaligus. Pemahaman mereka dengan Tamam berbeda perihal kata zina.

“Ckck, Lu umur berapa sih? Kayaknya masih muda,” kata cowok itu.

Tamam sama sekali tidak tertarik untuk menjawab. Dia melangkah untuk cepat pergi dari tempat ini. Si cowok membiarkan Tamam berjalan, namun cewek itu menghadang langkah Tamam. Tamam bernafas berat.

 

STOP!!! Yuk baca selengkapnya di KBM Aplikasi. Jangan lupa subscribe, like dan comment! Thanks gaiseukuuu….. 

seperti ini ya gambarnya. kalian bisa langsung download aplikasinya di PLAY STORE. 





Komentar